KONSEP DASAR EKONOMI

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
IKIP PGRI SEMARANG
2012/2013
KATA
PENGANTAR
Puji
dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa penulis panjatkan karena penulis dapat
menyelesaikan makalah ini dengan judul “Konsep
Dasar Ekonomi”. Makalah ini disusun guna memenuhi salah satu tugas mata
kuliah Kosep Dasar IPS.
Penulis
juga mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu dalam
menyelesaikan makalah ini, yang tidak bisa saya sebutkan namanya satu persatu.
Penulis juga menyadari masih terdapat banyak kekurangan. Kekurangan dan jauh
dari sempurna. Oleh karena itu, diharapkan kritik dan saran yang sifatnya
membangun. Akhir kata penulis mengucapkan terima kasih.
Penyusun,
DAFTAR ISI
Halaman Judul......................................................................................... i
Kata pengantar........................................................................................ ii
Daftar isi.................................................................................................. iii
BAB I PEMBAHASAN........................................................................ 1
- Konsep Dasar Ekonomi............................................................... 1
1.
Keterbatasan Sumber Daya............................................. 1
2.
Kelangkaan Sumber Daya……………………………… 2
3.
Kegiatan Ekonomi……………………………………… 2
4.
Barang dan Jasa………………………………………… 3
5.
Pasar……………………………………………………. 4
6.
Modal…………………………………………………… 6
7.
Ketenagakerjaan………………………………………… 6
8.
Permintaan……………………………………………… 7
9.
Penawaran……………………………………………… 8
10. Ekonomi
Mikro…………………………………………. 8
11. Ekonomi
Makro………………………………………… 9
BAB II PENUTUP................................................................................. iv
- Kesimpulan .................................................................................
- Saran............................................................................................
BAB I
PEMBAHASAN
Konsep Dasar Ekonomi
Ekonomi adalah studi tentang bagaimana masyarakat menggunakan sumber daya yang langka untuk memproduksi komoditi berharga dan mendistribusikannya diantara orang yang berbeda.(Samuelson-Nordhaus)
Inti masalah ekonomi adalah adanya ketidakseimbangan antara
kebutuhan manusia yang tidak terbatas dengan alat pemuas kebutuhan yang
jumlahnya terbatas. Permasalahan itu kemudian menyebabkan timbulnya kelangkaan
(Ingg: scarcity).
Kata “ekonomi” sendiri berasal dari
kata Yunani οἶκος (oikos) yang berarti “keluarga, rumah tangga” dan νόμος
(nomos), atau “peraturan, aturan, hukum,” dan secara garis besar diartikan
sebagai “aturan rumah tangga” atau “manajemen rumah tangga.
1.
KETERBATASAN
SUMBER DAYA
Kelangkaan
dapat terjadi jika sumber daya yang ada terbatas sedangkan kebutuhan jumlahnya
tidak terbatas. Kebutuhan manusia akan terus bertambah seiring dengan
bertambahnya jumlah penduduk. Meskipun manusia berusaha memperbanyak alat atau
barang untuk memenuhi kebutuhan hidup, tetapi sumber daya dan alat produksi
yang ada terbatas jumlahnya. Keterbatasan sumber daya yang ada dapat dibuktikan
dari contoh berikut ini.
a. Sumber Daya Alam
Sumber daya alam adalah sumber daya yang ada di alam dan
dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia. Keberadaan sumber daya alam
juga terbatas. Keterbatasannya dapat dilihat dari beberapa contoh sumber daya
berikut ini.
Ø Air
Manusia memanfaatkan air terutama air bersih untuk minum, mandi, cuci pakaian, cuci piring, dan sebagainya. Di kota-kota besar untuk mendapatkan air bersih sangat sulit. Mereka harus membeli air bersih dari PAM (perusahaan air minum). Hal ini menunjukkan bahwa ketersediaan air sangat terbatas.
Manusia memanfaatkan air terutama air bersih untuk minum, mandi, cuci pakaian, cuci piring, dan sebagainya. Di kota-kota besar untuk mendapatkan air bersih sangat sulit. Mereka harus membeli air bersih dari PAM (perusahaan air minum). Hal ini menunjukkan bahwa ketersediaan air sangat terbatas.
Ø Hutan
Hutan merupakan sumber daya alam yang sangat penting keberadaannya. Dahulu hutan di Indonesia menjadi paru-paru dunia. Selain itu hasil dari hutan seperti rotan, damar, dan kayu dapat dimanfaatkan manusia untuk memenuhi kebutuhan. Hutan dapat juga dijadikan sebagai tempat resapan air sehingga dapat mencegah terjadinya banjir.
Hutan merupakan sumber daya alam yang sangat penting keberadaannya. Dahulu hutan di Indonesia menjadi paru-paru dunia. Selain itu hasil dari hutan seperti rotan, damar, dan kayu dapat dimanfaatkan manusia untuk memenuhi kebutuhan. Hutan dapat juga dijadikan sebagai tempat resapan air sehingga dapat mencegah terjadinya banjir.
Sumber daya manusia juga terbatas
keberadaannya. Maksudnya sumber daya manusia yang berkualitas dan mempunyai
moral yang baik sedikit jumlahnya. Kualitas sumber daya manusia di Indonesia
jika dibandingkan dengan kualitas sumber daya manusia di negara-negara maju
masih jauh tertinggal. Kemampuan untuk mengolah sumber daya yang ada masih
rendah. Sehingga barang yang dihasilkannya pun masih rendah pula baik jumlah
dan kualitasnya. Hal ini menunjukkan bahwa sumber daya manusia yang berkualitas
jumlahnya terbatas
b. Sumber
daya modal
Sumber daya modal dapat berupa
mesin-mesin, bahan baku ataupun peralatan-peralatan lainnya. Keterbatasan
sumber modal dibuktikan dengan alat-alat yang digunakan dalam produksi masih
menggunakan mesin-mesin berteknologi rendah. Hal ini dapat memengaruhi
kelangsungan dalam proses produksi barang.
2. KELANGKAAN
SUMBER DAYA
Penyebab kelangkaan sumber daya adalah :
a)
Sumber daya tersebut tidak dapat diperbaharui
b)
Produktivitas tidak lancar
c)
Perbedaan letak astronomi (wilayah)
d)
Rendahnya pendidikan
e)
Jumlah penduduk yang semakin besar
Contoh
pemanfaatan sumber daya untuk mengindari kelangkaan :
a.
Intensifikasi:
meningkatkan hasil produksi dengan cara tidak menambah faktor-faktor produksi lainnya
-->contoh:pertanian-menggunakan bibit unggul
meningkatkan hasil produksi dengan cara tidak menambah faktor-faktor produksi lainnya
-->contoh:pertanian-menggunakan bibit unggul
b.
Ekstensifikasi:
meningkatkan hasil produksi dengan cara menambah faktor-faktor produksi lainnya
--> contoh: pertanian - menambah lahan dari 10 Ha menjadi 20 Ha
meningkatkan hasil produksi dengan cara menambah faktor-faktor produksi lainnya
--> contoh: pertanian - menambah lahan dari 10 Ha menjadi 20 Ha
c.
Mekanisme:
hasil produksi dengan cara menggunakan mesin
--> contoh: pertanian - menggunakan traktor sebagai pengganti kerbau
hasil produksi dengan cara menggunakan mesin
--> contoh: pertanian - menggunakan traktor sebagai pengganti kerbau
d.
Memperdayakan sungai sebagai irigasi/PLTA
e.
Membuat waduk buatan
f.
Mendaur ulang barang-barang yang sudah tidak
terpakai
3.
KEGIATAN EKONOMI
Kegiatan
ekonomi ialah kegiatan yang dilakukan manusia untuk memperoleh barang dan jasa.
Dapat pula dikatakan, kegiatan ekonomi adalah kegiatan manusia untuk mencapai
kemakmuran. Ada tiga macam.kegiatan ekonomi. Ketiga macam kegiatan ekonomi itu
ialah : produksi, konsumsi dan distribusi
a.
Produksi
Produksi adalah usaha manusia untuk
menghasilkan suatu barang menjadi lebih berguna untuk memenuhi kebutuhan, atau
usaha manusia untuk meningkatkaan kegunaan suatu barang.
Hasil produksi disebut produk.
Kerja-yang menghasilkan produk disebut
proses produksi.
Orang atau badan yang melaksanakan
proses produksi disebut produsen. Sedangkan tujuan dari produksi ialah untuk menyediakan barang kebutuhan bagi
para konsumen (pernakai).
b.
Konsumsi
Konsumsi ialah pemanfaatan kegunaan
barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan, sehingga kegunaan barang atau jasa
tersebut secara berangsur-angsur atau sekaligus habis.
Konsumsi bertujuan untuk mencapai
pemenuhan kebutuhan.
Orang yang mempergunakan`barang atau
jasa disebut konsumen.
Kebutuhan konsumen akan suatu barang,
menyebabkan produsen selalu berusaha memproduksi barang.
Distributorlah yang menjadi perantara
antara produsen dan konsumen. Jadi, antara produsen, distributor, dan konsumen
saling berkaitan.
c.
Distribusi
Barang basil produksi yang masih berada
di tangan produsen agar dapat segera dimanfaatkan oleh orang yang membutuhkan,
harus segera disalurkan. Usaha menyalurkan Barang hasil produksi dari produsen
kepada konsumen dinamakan distribusi. Sedangkan orang atau badan yang
menyalurkan barang disebut distributor. Jadi, Barang-barang hasil produksi
harus segera didistribusikan atau disalurkan oleh produsen kepada konsumen
(pemakai).Dengan usaha distribusi, Barang basil produksi menjadi berguna untuk
memenuhi kebutuhan manusia. Oleh karena itu, distribusi itu sendiri termasuk
usaha produksi jasa.
Manfaat adanya distribusi yaitu sebagai
berikut.
·
Barang basil produksi tidak menumpuk di
satu tempat, apalagi di tempat produsen.
·
Kebutuhan daerah yang tidak berproduksi
akan terpenuhi.
4.
BARANG DAN JASA
·
Barang adalah benda-benda yang berwujud atau
tak berwujud, yang digunakanmasyarakat untuk memenuhi kebutuhannya atau untuk
menghasilkan benda lain yangakan memenuhi kebutuhan masyarakat.
·
Sedangkan jasa tidak dapat
digolongkan sebagaisuatu barang,
karena tidak berwujud, tetapi dapat memberikan kepuasan
dan memenuhikebutuhan masyarakat
Contoh jasa ialah jasa perbankan, jasa bengkel, jasa dokter, dan pengajaran
yang diberikan oleh guru.
5. PASAR
Pasar adalah salah satu dari berbagai sistem, institusi, prosedur,
hubungan sosial dan infrastruktur dimana usaha menjual barang, jasa dan tenaga
kerja untuk orang-orang dengan imbalan uang. Barang dan jasa yang dijual
menggunakan alat pembayaran yang sah seperti uang fiat. Kegiatan ini merupakan
bagian dari perekonomian. Ini adalah pengaturan yang memungkinkan pembeli dan
penjual untuk item pertukaran.
Persaingan sangat penting
dalam pasar, dan memisahkan pasar dari perdagangan. Dua orang mungkin melakukan
perdagangan, tetapi dibutuhkan setidaknya tiga orang untuk memiliki pasar,
sehingga ada persaingan pada setidaknya satu dari dua belah pihak.
1. Klasifikasi pasar
-
Pasar tradisional merupakan
tempat bertemunya penjual dan pembeli serta ditandai dengan adanya transaksi
penjual pembeli secara langsung dan biasanya ada proses tawar-menawar, bangunan
biasanya terdiri dari kios-kios atau gerai, los dan dasaran terbuka yang dibuka
oleh penjual maupun suatu pengelola pasar.
-
Pasar modern tidak banyak
berbeda dari pasar tradisional, namun pasar jenis ini penjual dan pembeli tidak
bertransakasi secara langsung melainkan pembeli melihat label harga yang
tercantum dalam barang (barcode), berada dalam bangunan dan pelayanannya
dilakukan secara mandiri (swalayan) atau dilayani oleh pramuniaga.
Ø Pasar Menurut Luas
Jangkauan
-
Pasar Daerah
Pasar Daerah membeli dan
menjual produk dalam satu daerah produk itu dihasilkan. Bisa juga dikatakan
pasar daerah melayani permintaan dan penawaran dalam satu daerah.
-
Pasar Lokal
Pasar lokal adalah pasar
yang membeli dan menjual produk dalam satu kota tempat produk itu dihasilkan.
Bisa juga dikatakan pasar lokal melayani permintaan dan penawaran dalam satu
kota.
-
Pasar Nasional
Pasar nasional adalah pasar
yang membeli dan menjual produk dalam satu negara tempat produk itu dihasilkan.
Bisa juga dikatakan pasar nasional melayani permintaan dan penjualan dari dalam
negeri.
-
Pasar Internasional
Pasar internasional adalah
pasar yang membeli dan menjual produk dari beberapa negara. Bisa juga dikatakan
luas jangkauannya di seluruh dunia.
2. Pasar Menurut Wujud
-
Pasar Konkret
Pasar Konkret adalah pasar
yang lokasinya dapat dilihat dengan kasat mata. Di pasar konkret, produk yang
dijual dan dibeli juga dapat dilihat dengan kasat mata. Konsumen dan produsen
juga dapat dengan mudah dibedakan.
-
Pasar Abstrak
Pasar Abstrak adalah pasar
yang lokasinya tidak dapat dilihat dengan kasat mata.konsumen dan produsen
tidak bertemu secara langsung. Kita juga tidak dapat melihat konsumen dan
produsen bersamaan.
3. Pasar Menurut Barang yang
Diperjualbelikan
-
Pasar Barang Konsumsi
Pasar barang konsumsi adalah
pasar yang menjual barang-barang yang dapat langsung dipakai untuk kebutuhan
rumah tangga.
-
Pasar Barang Produksi
Pasar barang produksi adalah
pasar yang memperjualbelikan faktor-faktor produksi. Dalam pasar ini diperjual
belikan sumber daya produksi.
4. Pasar Menurut Waktu Penyelenggaraan
-
Pasar Harian
Pasar
harian adalah pasar yang kegiatan jual belinya dilakukan tiap hari.
-
Pasar Mingguan
Pasar mingguan adalah pasar
yang kegiatan jual belinya hanya satu kali dalam seminggu.
-
Pasar Bulanan
Pasar
bulanan adalah pasar yang kegiatan jual belinya dilakukan setiap sebulan
sekali.
-
Pasar Tahunan
Pasar
tahunan adalah pasar yang kegiatan jual belinya dilakukan setiap setahun
sekali.
-
Pasar Temporer
Pasar temporer adalah pasar
yang diselenggarakan organisasi/instansi pada acara tertentu, atau diadakannya
hanya sewaktu-waktu (tidak tetap)
5. Pasar Menurut
Organisasinya
-
Pasar Persaingan
Sempurna
Dalam pasar persaingan
sempurna terdapat banyak penjual atau pembeli yang sama-sama telah mengetahui
keadaan pasar.
-
Pasar Persaingan
Tidak Sempurna
Dalam pasar persaingan tidak
sempurna, para penjual maupun pembeli mempunyai kebebasan dalam menentukan
harga dan jumlah barang yang akan diperjualbelikan.
6. Modal
Modal adalah sesutu yang
sangat dibutuhkan di dalam sebuah perusaan , salah satu yang utama di dalam
perusahaan adalah ini. modal itu banyak macam macamnya .modal adalah segala
sesuatu yang dapat digunakan untuk menjalankan suatu usaha perusahaan. modal
juga dapat dari dalam perusahan atau yang penambahan dari pihak pemilik
perusaan dan juga dari pihak lain . modal sangat besar mempengaruhi dalam
jalanya suatu hidupnya perusahaan. penentuan modal yang baik di dalam
perusahaandapat
mempengaruhi jalanya kesuksesan perusahaan
Sementara
menurut Sugiarto, SE . Modal
adalah segala nilai sesuatu aktiva yang dimiliki oleh perusahaan dan yang
digunakan untuk mengahasilkan pendapatan .
1.modal internal perusahaan .
modal internal perusahaan dalah
segala sesuatu yang ditanamkan oleh peusahaan seperti yang sudah disebutkan
oleh pak sugiarto tadi dan yang dimana utnuk mengasilkan sesuatu pendapatan
.yang persenanya berdasarkan besarnya yang ditentukan oleh perusahaan
2.modal eksternal perusahaan :
modal
eksternal perusahaan adalah segala sesuatu modal yang dimiliki perusahaan dan
besarnya modal eksternal juga ditentukan oleh perusahaan yang dimana modal
eksternal biasanya didapat daripersetujuan atau pasar modal.
7. Ketenagakerjaan
Dalam ketenaga kerjaan ada empat istilah yang harus kalian
pahami, yaitu tenaga kerja, angkatan kerja, kesempatan kerja dan
pengangguran.
1. Tenaga Kerja
Tenaga kerja menurut UU No. 13 tahun 2003 Bab I pasal 1 ayat 2 disebutkan : Tenaga kerja adalah setiap orang yang mampu melakukan pekerjaan guna menghasilkan barang dan atau jasa baik untuk memenuhi kebutuhan sendiri maupun untuk masyarakat. Menurut pengertian ini, setiap orang yang mampu bekerja disebut sebagai tenaga kerja. Ada banyak pendapat mengenai usia dari para tenaga kerja ini, ada yang menyebutkan diatas 17 tahun ada pula yang menyebutkan di atas 20 tahun, bahkan ada yang menyebutkan diatas 7 tahun karena anak-anak jalanan sudah termasuk tenaga kerja. Namun bagaimanapun itu kita fokuskan saja pada kemampuan orangnya yang mampu menghasilkan barang atau jasa baik untuk memenuhi kebutuhannya atau kebutuhan masyarakat.
2. Angkatan Kerja
lain dengan tenaga kerja angkatan kerja adalah jumlah penduduk yang terdapat dalam suatu perekonomian pada suatu waktu tertentu yaitu semua orang yang mampu dan bersedia bekerja.
1. Tenaga Kerja
Tenaga kerja menurut UU No. 13 tahun 2003 Bab I pasal 1 ayat 2 disebutkan : Tenaga kerja adalah setiap orang yang mampu melakukan pekerjaan guna menghasilkan barang dan atau jasa baik untuk memenuhi kebutuhan sendiri maupun untuk masyarakat. Menurut pengertian ini, setiap orang yang mampu bekerja disebut sebagai tenaga kerja. Ada banyak pendapat mengenai usia dari para tenaga kerja ini, ada yang menyebutkan diatas 17 tahun ada pula yang menyebutkan di atas 20 tahun, bahkan ada yang menyebutkan diatas 7 tahun karena anak-anak jalanan sudah termasuk tenaga kerja. Namun bagaimanapun itu kita fokuskan saja pada kemampuan orangnya yang mampu menghasilkan barang atau jasa baik untuk memenuhi kebutuhannya atau kebutuhan masyarakat.
2. Angkatan Kerja
lain dengan tenaga kerja angkatan kerja adalah jumlah penduduk yang terdapat dalam suatu perekonomian pada suatu waktu tertentu yaitu semua orang yang mampu dan bersedia bekerja.
3.
Kesempatan Kerja
Kesempatan kerja adalah jumlah lapangan kerja yang tersedia bagi masyarakat baik yang telah ditempati maupun jumlah lapangan kerja yang masih kosong (permintaan tenaga kerja). Inilah yang selalu menjadi permasalahan bagi pemerintah di berbagai negara, yaitu meningkatkan kesempatan kerja.
4. Pengangguran
Pengangguran adalah orang yang masuk dalam angkatan kerja (15 sampai 64 tahun) yang sedang mencari pekerjaan dan belum mendapatkannya. Orang yang tidak sedang mencari kerja contohnya seperti ibu rumah tangga, siswa sekolan smp, sma, mahasiswa perguruan tinggi, dan lain sebagainya yang karena sesuatu hal tidak/belum membutuhkan pekerjaan. Dengan kata lain pengangguran adalah orang yang tidak bekerja sama sekali atau sedang mencari kerja.
Kesempatan kerja adalah jumlah lapangan kerja yang tersedia bagi masyarakat baik yang telah ditempati maupun jumlah lapangan kerja yang masih kosong (permintaan tenaga kerja). Inilah yang selalu menjadi permasalahan bagi pemerintah di berbagai negara, yaitu meningkatkan kesempatan kerja.
4. Pengangguran
Pengangguran adalah orang yang masuk dalam angkatan kerja (15 sampai 64 tahun) yang sedang mencari pekerjaan dan belum mendapatkannya. Orang yang tidak sedang mencari kerja contohnya seperti ibu rumah tangga, siswa sekolan smp, sma, mahasiswa perguruan tinggi, dan lain sebagainya yang karena sesuatu hal tidak/belum membutuhkan pekerjaan. Dengan kata lain pengangguran adalah orang yang tidak bekerja sama sekali atau sedang mencari kerja.
8.
Permintaan
Permintaan
adalah jumlah barang/jasa yang diinginkan dan mampu dibeli oleh konsumen pada
berbagai tingkat harga dalma jangka waktu tertentu dengan menganggap factor
yang mempengaruhinya konstan/tetap (ceteris paribus).
Ø Jenis-jenis permintaan
a.Berdasarkan daya beli
1)Permintaan efektif, yaitu permintaan terhadap barang atau jasa yang disertai daya beli dan melakukan transaksi.
2)Permintaan potensial, yaitu permintaan terhadap barang atua jasa yang disertai daya beli tetapi konsumen masih mempertimbangkan transaksinya (belum dilakukan transaksi)
3)Permintaan absolute, yaitu permintaan terhadap barang/jasa yang tidak disertai daya beli.
b.Berdasarkan jumlah yang melakukan permintaan
1)Permintaan individu adalah permintaan seseorang terhadap barang/jasa untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
2)Permintaan kelompok adalah permintaan dari sekelompok orang atau masyarakat pada saat yang bersamaan (penjumlahan permintaan individu)
a.Berdasarkan daya beli
1)Permintaan efektif, yaitu permintaan terhadap barang atau jasa yang disertai daya beli dan melakukan transaksi.
2)Permintaan potensial, yaitu permintaan terhadap barang atua jasa yang disertai daya beli tetapi konsumen masih mempertimbangkan transaksinya (belum dilakukan transaksi)
3)Permintaan absolute, yaitu permintaan terhadap barang/jasa yang tidak disertai daya beli.
b.Berdasarkan jumlah yang melakukan permintaan
1)Permintaan individu adalah permintaan seseorang terhadap barang/jasa untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
2)Permintaan kelompok adalah permintaan dari sekelompok orang atau masyarakat pada saat yang bersamaan (penjumlahan permintaan individu)
Ø Hukum Permintaan
Hukum permintaan menyatakan bahwa harga sebuah barang meningkat, kuantitas (jumlah) uang diminta akan turun, sebaliknya jumlah (kuantitas) barang yang diminta naik. Jika harga sebuah barang mengalami penurunan. Dalam hal ini kuantitas yang diminta berhubungan negative dengan harga barang. Hokum yang berlaku dalam ilmu ekonomi tidaklah berlaku mutlak tetapi bersifat ceteris paribus.
Hukum permintaan menyatakan bahwa harga sebuah barang meningkat, kuantitas (jumlah) uang diminta akan turun, sebaliknya jumlah (kuantitas) barang yang diminta naik. Jika harga sebuah barang mengalami penurunan. Dalam hal ini kuantitas yang diminta berhubungan negative dengan harga barang. Hokum yang berlaku dalam ilmu ekonomi tidaklah berlaku mutlak tetapi bersifat ceteris paribus.
Ø Faktor penyebab tidak berlakunya hukum
permintaan
a. Permintaan barang-barang bernilai prestise
b. Harapan harga suatu barang akan berubah
c. Hubungan kuantitas harga
d. Barang inferior
a. Permintaan barang-barang bernilai prestise
b. Harapan harga suatu barang akan berubah
c. Hubungan kuantitas harga
d. Barang inferior
Ø Faktor-faktor yang Mempengaruhi
Pemintaan
Hal-hal yang mempengaruhi permintaan individu terhadap barang danj asa antara lain sebagai berikut :
a. Tingkat pendapatan konsumen
b. Harga barang dan jasa
c. Selera konsumen.
d. Perkiraan harga mendatang.
e. Harga barang lain yang berkaitan substitusi dan komplementer).
f. Pertambahan jumlah penduduk
Hal-hal yang mempengaruhi permintaan individu terhadap barang danj asa antara lain sebagai berikut :
a. Tingkat pendapatan konsumen
b. Harga barang dan jasa
c. Selera konsumen.
d. Perkiraan harga mendatang.
e. Harga barang lain yang berkaitan substitusi dan komplementer).
f. Pertambahan jumlah penduduk
9. Penawaran
Penawaran adalah sejumlah barang atau jasa yang ditawarkan oleh penjual pada berbagai tingkat harga dan dalam waktu tertentu.
Penawaran adalah sejumlah barang atau jasa yang ditawarkan oleh penjual pada berbagai tingkat harga dan dalam waktu tertentu.
1. Jenis-jenis Penawaran
a. Penawran individu adlaha penawaran yangdilakuakn oleh satu orang penjual dan atau produsen
b. Penawaran pasar adalah penjumlahan dari penawaran individu.
a. Penawran individu adlaha penawaran yangdilakuakn oleh satu orang penjual dan atau produsen
b. Penawaran pasar adalah penjumlahan dari penawaran individu.
2. Hukum Penawaran
Hukum penawaran menyatakan semkain tinggi harga suatu barang semakin banyak jumlah barang yang dibutuhkan, semakin rendah harga suatu barang semakin sedikit jumlah barang yang ditawarkan. Hukum penawaran juga bersifat ceteris paribus. Hal ini menunjukkan hubungan yang positif antara harga barang atua jasa dengan kuantitas yang ditawarkan.
Hukum penawaran menyatakan semkain tinggi harga suatu barang semakin banyak jumlah barang yang dibutuhkan, semakin rendah harga suatu barang semakin sedikit jumlah barang yang ditawarkan. Hukum penawaran juga bersifat ceteris paribus. Hal ini menunjukkan hubungan yang positif antara harga barang atua jasa dengan kuantitas yang ditawarkan.
3. Faktor-faktor yang Memepngaruhi
Penawaran
a. Harga barang dan jasa.
b. Harga input atau biaya produksi.
c. Teknologi produksi.
d. Keuntungan yang diinginkan oleh produsen.
e. Banyaknya penjual atau pesaing.
a. Harga barang dan jasa.
b. Harga input atau biaya produksi.
c. Teknologi produksi.
d. Keuntungan yang diinginkan oleh produsen.
e. Banyaknya penjual atau pesaing.
10.
Ekonomi Mikro
Ekonomi mikro adalah ilmu yang mempelajari
aktivitas-aktivitas perekonomian yang bersifat bagian kecil, sehingga
memusatkan perhatiannya pada masalah bagaimana konsumen akan mengalokasikan
pendapatannya yang terbatas terhadap berbagai macam barang dan jasa yang
dibituhkan , yang akhirnya memperoleh suatu keputusan maksimum.
Adapun ruang lingkup dalam ekonomi mikro meliputi :
1.
Permintaan, penawaran, dan keseimbangan pasar
2.
Elastisitas permintaan dan elastisitas penawaran
3.
Teori perilaku konsumen
4.
Teori produksi, biaya produksi, penerimaan produsen dan laba
5.
Pasar persaingan sempurna
6.
Pasar monopoli
7.
Pasar oligopoli
8.
Pasar persaingan monopolistik
9.
Permintaan akan input
10.
Mekanisme harga dan distribusi pendapatan
11.
Ekonomi Makro
Ekonomi makro merupakan bagian dari ilmu ekonomi
yang mempelajari mekanisme bekerjanya perekonomian secara keseluruhan. Dengan
demikian hubungan kausal yang di[elajari dalam ekonomi makro pada intinya
adalah hubungan antar variabel ekonomi agregatif (secara keseluruhan).
Adapun ruang lingkup dalam ekonomi makro meliputi :
1.
Perhitungan pendapatan nasional
2.
Keseimbanagan nasional dalam perekonomian dus sektor
3.
Keseimbangan pendapatan nasional dalam perekonomian tiga sektor
4.
Uang, bank, dan penciptaan uang
5.
Kebijakan fiskal dan sistem perpajakan
6.
Kebijakan moneter dan uang yang beredar
7.
Pasar uang dan pasar tenaga kerja
8.
Teori inflasi
9.
Perdagangan luar negeri, nilai valuta asing, dan neraca pembayaran
10.
Pertumbuhan ekonomi dan pembangunan ekonomi.
BAB II
PENUTUP
A.
Kesimpulan
Konsep
dasar ekonomi adalah studi tentang bagaimana masyarakat menggunakan sumber daya
yang langka untuk memproduksi komoditi berharga dan mendistribusikannya diantara
orang yang berbeda .
KONSEP
DASAR EKONOMI mencakup: keterbatasan sumber daya, kelangkaan sumber
daya,kegiatan ekonomi,barangdanjasa,pasar,modal,ketenaga
kerjaan,permintaan,penawaran,ekonomi mikro,ekonomi makro.
B. Saran
Dari
makalah yang telah penulis buat, mungkin
terdapat kesalahan dan kekurangan baik itu dari penulisan atau dari
kata-katanya, penulis sangat mengharapkan saran dan kritik dari para pembaca, agar dapat memberikan
motivasi atau nasihat guna memperbaiki makalah ini nantinya.