Rabu, 25 September 2013

konsep dasar ekonomi

KONSEP DASAR EKONOMI



PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
IKIP PGRI SEMARANG
2012/2013



KATA PENGANTAR

            Puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa penulis panjatkan karena penulis dapat menyelesaikan makalah ini dengan judul “Konsep Dasar Ekonomi”. Makalah ini disusun guna memenuhi salah satu tugas mata kuliah Kosep Dasar IPS.
            Penulis juga mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu dalam menyelesaikan makalah ini, yang tidak bisa saya sebutkan namanya satu persatu. Penulis juga menyadari masih terdapat banyak kekurangan. Kekurangan dan jauh dari sempurna. Oleh karena itu, diharapkan kritik dan saran yang sifatnya membangun. Akhir kata penulis mengucapkan terima kasih.




Penyusun,














DAFTAR ISI


Halaman Judul.........................................................................................        i
Kata pengantar........................................................................................        ii
Daftar isi..................................................................................................        iii
BAB I PEMBAHASAN........................................................................        1
  1. Konsep Dasar Ekonomi...............................................................        1
1.      Keterbatasan Sumber Daya.............................................        1
2.      Kelangkaan Sumber Daya………………………………      2
3.      Kegiatan Ekonomi………………………………………      2
4.      Barang dan Jasa…………………………………………      3
5.      Pasar…………………………………………………….       4
6.      Modal……………………………………………………      6
7.      Ketenagakerjaan…………………………………………     6
8.      Permintaan………………………………………………      7
9.      Penawaran………………………………………………       8
10.  Ekonomi Mikro………………………………………….      8
11.  Ekonomi Makro…………………………………………      9
BAB II PENUTUP.................................................................................        iv
  1. Kesimpulan .................................................................................                               
  2. Saran............................................................................................       





BAB I
PEMBAHASAN
Konsep Dasar Ekonomi
 
          Ekonomi adalah studi tentang bagaimana masyarakat menggunakan sumber daya yang langka untuk memproduksi komoditi berharga dan mendistribusikannya diantara orang yang berbeda.(Samuelson-Nordhaus)
Inti masalah ekonomi adalah adanya ketidakseimbangan antara kebutuhan manusia yang tidak terbatas dengan alat pemuas kebutuhan yang jumlahnya terbatas. Permasalahan itu kemudian menyebabkan timbulnya kelangkaan (Ingg: scarcity).
Kata “ekonomi” sendiri berasal dari kata Yunani οἶκος (oikos) yang berarti “keluarga, rumah tangga” dan νόμος (nomos), atau “peraturan, aturan, hukum,” dan secara garis besar diartikan sebagai “aturan rumah tangga” atau “manajemen rumah tangga.
1.     KETERBATASAN SUMBER DAYA
Kelangkaan dapat terjadi jika sumber daya yang ada terbatas sedangkan kebutuhan jumlahnya tidak terbatas. Kebutuhan manusia akan terus bertambah seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk. Meskipun manusia berusaha memperbanyak alat atau barang untuk memenuhi kebutuhan hidup, tetapi sumber daya dan alat produksi yang ada terbatas jumlahnya. Keterbatasan sumber daya yang ada dapat dibuktikan dari contoh berikut ini.
a.     Sumber Daya Alam
Sumber daya alam adalah sumber daya yang ada di alam dan dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia. Keberadaan sumber daya alam juga terbatas. Keterbatasannya dapat dilihat dari beberapa contoh sumber daya berikut ini.
Ø Air
Manusia memanfaatkan air terutama air bersih untuk minum, mandi, cuci pakaian, cuci piring, dan sebagainya. Di kota-kota besar untuk mendapatkan air bersih sangat sulit. Mereka harus membeli air bersih dari PAM (perusahaan air minum). Hal ini menunjukkan bahwa ketersediaan air sangat terbatas.
Ø Hutan
Hutan merupakan sumber daya alam yang sangat penting keberadaannya. Dahulu hutan di Indonesia menjadi paru-paru dunia. Selain itu hasil dari hutan seperti rotan, damar, dan kayu dapat dimanfaatkan manusia untuk memenuhi kebutuhan. Hutan dapat juga dijadikan sebagai tempat resapan air sehingga dapat mencegah terjadinya banjir.
          Sumber daya manusia juga terbatas keberadaannya. Maksudnya sumber daya manusia yang berkualitas dan mempunyai moral yang baik sedikit jumlahnya. Kualitas sumber daya manusia di Indonesia jika dibandingkan dengan kualitas sumber daya manusia di negara-negara maju masih jauh tertinggal. Kemampuan untuk mengolah sumber daya yang ada masih rendah. Sehingga barang yang dihasilkannya pun masih rendah pula baik jumlah dan kualitasnya. Hal ini menunjukkan bahwa sumber daya manusia yang berkualitas jumlahnya terbatas

b.    Sumber daya modal
          Sumber daya modal dapat berupa mesin-mesin, bahan baku ataupun peralatan-peralatan lainnya. Keterbatasan sumber modal dibuktikan dengan alat-alat yang digunakan dalam produksi masih menggunakan mesin-mesin berteknologi rendah. Hal ini dapat memengaruhi kelangsungan dalam proses produksi barang.
2.     KELANGKAAN SUMBER DAYA
Penyebab kelangkaan sumber daya adalah :
a)     Sumber daya tersebut tidak dapat diperbaharui
b)    Produktivitas tidak lancar
c)     Perbedaan letak astronomi (wilayah)
d)    Rendahnya pendidikan
e)     Jumlah penduduk yang semakin besar

Contoh pemanfaatan sumber daya untuk mengindari kelangkaan :
a.     Intensifikasi:
meningkatkan hasil produksi dengan cara tidak menambah faktor-faktor produksi lainnya
-->contoh:pertanian-menggunakan bibit unggul
b.     Ekstensifikasi:
 meningkatkan hasil produksi dengan cara menambah faktor-faktor produksi lainnya
--> contoh: pertanian - menambah lahan dari 10 Ha menjadi 20 Ha
c.      Mekanisme:
 hasil produksi dengan cara menggunakan mesin
--> contoh: pertanian - menggunakan traktor sebagai pengganti kerbau
d.     Memperdayakan sungai sebagai irigasi/PLTA
e.      Membuat waduk buatan
f.       Mendaur ulang barang-barang yang sudah tidak terpakai

3.     KEGIATAN EKONOMI
Kegiatan ekonomi ialah kegiatan yang dilakukan manusia untuk memperoleh barang dan jasa. Dapat pula dikatakan, kegiatan ekonomi adalah kegiatan manusia untuk mencapai kemakmuran. Ada tiga macam.kegiatan ekonomi. Ketiga macam kegiatan ekonomi itu ialah : produksi, konsumsi dan distribusi
a.     Produksi
Produksi adalah usaha manusia untuk menghasilkan suatu barang menjadi lebih berguna untuk memenuhi kebutuhan, atau usaha manusia untuk meningkatkaan kegunaan suatu barang.
Hasil produksi disebut produk.
Kerja-yang menghasilkan produk disebut proses produksi.
Orang atau badan yang melaksanakan proses produksi disebut produsen. Sedangkan tujuan dari produksi  ialah untuk menyediakan barang kebutuhan bagi para konsumen (pernakai).

b.    Konsumsi
Konsumsi ialah pemanfaatan kegunaan barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan, sehingga kegunaan barang atau jasa tersebut secara berangsur-angsur atau sekaligus habis.
Konsumsi bertujuan untuk mencapai pemenuhan kebutuhan.
Orang yang mempergunakan`barang atau jasa disebut konsumen.
Kebutuhan konsumen akan suatu barang, menyebabkan produsen selalu berusaha memproduksi barang.
Distributorlah yang menjadi perantara antara produsen dan konsumen. Jadi, antara produsen, distributor, dan konsumen saling berkaitan.

c.      Distribusi
Barang basil produksi yang masih berada di tangan produsen agar dapat segera dimanfaatkan oleh orang yang membutuhkan, harus segera disalurkan. Usaha menyalurkan Barang hasil produksi dari produsen kepada konsumen dinamakan distribusi. Sedangkan orang atau badan yang menyalurkan barang disebut distributor. Jadi, Barang-barang hasil produksi harus segera didistribusikan atau disalurkan oleh produsen kepada konsumen (pemakai).Dengan usaha distribusi, Barang basil produksi menjadi berguna untuk memenuhi kebutuhan manusia. Oleh karena itu, distribusi itu sendiri termasuk usaha produksi jasa.
Manfaat adanya distribusi yaitu sebagai berikut.
·        Barang basil produksi tidak menumpuk di satu tempat, apalagi di tempat produsen.
·        Kebutuhan daerah yang tidak berproduksi akan terpenuhi.

4.     BARANG DAN JASA
·        Barang adalah benda-benda yang berwujud atau tak berwujud, yang digunakanmasyarakat untuk memenuhi kebutuhannya atau untuk menghasilkan benda lain yangakan memenuhi kebutuhan masyarakat.
·         Sedangkan jasa tidak dapat digolongkan sebagaisuatu barang, karena tidak berwujud, tetapi dapat memberikan kepuasan dan memenuhikebutuhan masyarakat  Contoh jasa ialah jasa perbankan, jasa bengkel, jasa dokter, dan pengajaran yang diberikan oleh guru.

5.     PASAR

Pasar adalah salah satu dari berbagai sistem, institusi, prosedur, hubungan sosial dan infrastruktur dimana usaha menjual barang, jasa dan tenaga kerja untuk orang-orang dengan imbalan uang. Barang dan jasa yang dijual menggunakan alat pembayaran yang sah seperti uang fiat. Kegiatan ini merupakan bagian dari perekonomian. Ini adalah pengaturan yang memungkinkan pembeli dan penjual untuk item pertukaran.
Persaingan sangat penting dalam pasar, dan memisahkan pasar dari perdagangan. Dua orang mungkin melakukan perdagangan, tetapi dibutuhkan setidaknya tiga orang untuk memiliki pasar, sehingga ada persaingan pada setidaknya satu dari dua belah pihak.
1.     Klasifikasi pasar
-       Pasar tradisional merupakan tempat bertemunya penjual dan pembeli serta ditandai dengan adanya transaksi penjual pembeli secara langsung dan biasanya ada proses tawar-menawar, bangunan biasanya terdiri dari kios-kios atau gerai, los dan dasaran terbuka yang dibuka oleh penjual maupun suatu pengelola pasar.
-       Pasar modern tidak banyak berbeda dari pasar tradisional, namun pasar jenis ini penjual dan pembeli tidak bertransakasi secara langsung melainkan pembeli melihat label harga yang tercantum dalam barang (barcode), berada dalam bangunan dan pelayanannya dilakukan secara mandiri (swalayan) atau dilayani oleh pramuniaga.

Ø Pasar Menurut Luas Jangkauan

-       Pasar Daerah

Pasar Daerah membeli dan menjual produk dalam satu daerah produk itu dihasilkan. Bisa juga dikatakan pasar daerah melayani permintaan dan penawaran dalam satu daerah.

-       Pasar Lokal

Pasar lokal adalah pasar yang membeli dan menjual produk dalam satu kota tempat produk itu dihasilkan. Bisa juga dikatakan pasar lokal melayani permintaan dan penawaran dalam satu kota.

-       Pasar Nasional

Pasar nasional adalah pasar yang membeli dan menjual produk dalam satu negara tempat produk itu dihasilkan. Bisa juga dikatakan pasar nasional melayani permintaan dan penjualan dari dalam negeri.

-       Pasar Internasional

Pasar internasional adalah pasar yang membeli dan menjual produk dari beberapa negara. Bisa juga dikatakan luas jangkauannya di seluruh dunia.
2.     Pasar Menurut Wujud

-       Pasar Konkret

Pasar Konkret adalah pasar yang lokasinya dapat dilihat dengan kasat mata. Di pasar konkret, produk yang dijual dan dibeli juga dapat dilihat dengan kasat mata. Konsumen dan produsen juga dapat dengan mudah dibedakan.

-       Pasar Abstrak

Pasar Abstrak adalah pasar yang lokasinya tidak dapat dilihat dengan kasat mata.konsumen dan produsen tidak bertemu secara langsung. Kita juga tidak dapat melihat konsumen dan produsen bersamaan.

3.     Pasar Menurut Barang yang Diperjualbelikan

-       Pasar Barang Konsumsi

Pasar barang konsumsi adalah pasar yang menjual barang-barang yang dapat langsung dipakai untuk kebutuhan rumah tangga.

-       Pasar Barang Produksi

Pasar barang produksi adalah pasar yang memperjualbelikan faktor-faktor produksi. Dalam pasar ini diperjual belikan sumber daya produksi.

4.     Pasar Menurut Waktu Penyelenggaraan

-       Pasar Harian

Pasar harian adalah pasar yang kegiatan jual belinya dilakukan tiap hari.

-       Pasar Mingguan

Pasar mingguan adalah pasar yang kegiatan jual belinya hanya satu kali dalam seminggu.

-       Pasar Bulanan

Pasar bulanan adalah pasar yang kegiatan jual belinya dilakukan setiap sebulan sekali.

-       Pasar Tahunan

Pasar tahunan adalah pasar yang kegiatan jual belinya dilakukan setiap setahun sekali.

-       Pasar Temporer

Pasar temporer adalah pasar yang diselenggarakan organisasi/instansi pada acara tertentu, atau diadakannya hanya sewaktu-waktu (tidak tetap)

5.     Pasar Menurut Organisasinya

-       Pasar Persaingan Sempurna

Dalam pasar persaingan sempurna terdapat banyak penjual atau pembeli yang sama-sama telah mengetahui keadaan pasar.

-       Pasar Persaingan Tidak Sempurna

Dalam pasar persaingan tidak sempurna, para penjual maupun pembeli mempunyai kebebasan dalam menentukan harga dan jumlah barang yang akan diperjualbelikan.
6.     Modal
Modal adalah sesutu yang sangat dibutuhkan di dalam sebuah perusaan , salah satu yang utama di dalam perusahaan adalah ini. modal itu banyak macam macamnya .modal adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menjalankan suatu usaha perusahaan. modal juga dapat dari dalam perusahan atau yang penambahan dari pihak pemilik perusaan dan juga dari pihak lain . modal sangat besar mempengaruhi dalam jalanya suatu hidupnya perusahaan. penentuan modal yang baik di dalam perusahaandapat mempengaruhi jalanya kesuksesan perusahaan
Sementara menurut Sugiarto, SE . Modal adalah segala nilai sesuatu aktiva yang dimiliki oleh perusahaan dan yang digunakan untuk mengahasilkan pendapatan .
1.modal internal perusahaan .
modal internal perusahaan dalah segala sesuatu yang ditanamkan oleh peusahaan seperti yang sudah disebutkan oleh pak sugiarto tadi dan yang dimana utnuk mengasilkan sesuatu pendapatan .yang persenanya berdasarkan besarnya yang ditentukan oleh perusahaan 
2.modal eksternal perusahaan : 
modal eksternal perusahaan adalah segala sesuatu modal yang dimiliki perusahaan dan besarnya modal eksternal juga ditentukan oleh perusahaan yang dimana modal eksternal biasanya didapat daripersetujuan atau pasar modal.

7.     Ketenagakerjaan
Dalam ketenaga kerjaan ada empat istilah yang harus kalian pahami, yaitu tenaga kerja, angkatan kerja, kesempatan kerja dan pengangguran.

1. Tenaga  Kerja 
Tenaga kerja menurut UU No. 13 tahun 2003 Bab I pasal 1 ayat 2 disebutkan : Tenaga kerja adalah setiap orang yang mampu melakukan pekerjaan guna menghasilkan barang dan atau jasa baik untuk memenuhi kebutuhan sendiri maupun untuk masyarakat. Menurut pengertian ini, setiap orang yang mampu bekerja disebut sebagai tenaga kerja. Ada banyak pendapat mengenai usia dari para tenaga kerja ini, ada yang menyebutkan diatas 17 tahun ada pula yang menyebutkan di atas 20 tahun, bahkan ada yang menyebutkan diatas 7 tahun karena anak-anak jalanan sudah termasuk tenaga kerja. Namun bagaimanapun itu kita fokuskan saja pada kemampuan orangnya yang mampu menghasilkan barang atau jasa baik untuk memenuhi kebutuhannya atau kebutuhan masyarakat.

2. Angkatan Kerja 
lain dengan tenaga kerja angkatan kerja adalah jumlah penduduk yang terdapat dalam suatu perekonomian pada suatu waktu tertentu yaitu semua orang yang mampu dan bersedia bekerja.
3.   Kesempatan Kerja
Kesempatan kerja adalah jumlah lapangan kerja yang tersedia bagi masyarakat baik yang telah ditempati maupun jumlah lapangan kerja yang masih kosong (permintaan tenaga kerja). Inilah yang selalu menjadi permasalahan bagi pemerintah di berbagai negara, yaitu meningkatkan kesempatan kerja.

4. Pengangguran

Pengangguran adalah orang yang masuk dalam angkatan kerja (15 sampai 64 tahun) yang sedang mencari pekerjaan dan belum mendapatkannya. Orang yang tidak sedang mencari kerja contohnya seperti ibu rumah tangga, siswa sekolan smp, sma, mahasiswa perguruan tinggi, dan lain sebagainya yang karena sesuatu hal tidak/belum membutuhkan pekerjaan. Dengan kata lain pengangguran adalah orang yang tidak bekerja sama sekali atau sedang mencari kerja.  

8.     Permintaan
Permintaan adalah jumlah barang/jasa yang diinginkan dan mampu dibeli oleh konsumen pada berbagai tingkat harga dalma jangka waktu tertentu dengan menganggap factor yang mempengaruhinya konstan/tetap (ceteris paribus).
Ø Jenis-jenis permintaan
a.Berdasarkan daya beli
1)Permintaan efektif, yaitu permintaan terhadap barang atau jasa yang disertai daya beli dan melakukan transaksi.
2)Permintaan potensial, yaitu permintaan terhadap barang atua jasa yang disertai daya beli tetapi konsumen masih mempertimbangkan transaksinya (belum dilakukan transaksi)
3)Permintaan absolute, yaitu permintaan terhadap barang/jasa yang tidak disertai daya beli.
b.Berdasarkan jumlah yang melakukan permintaan
1)Permintaan individu adalah permintaan seseorang terhadap barang/jasa untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
2)Permintaan kelompok adalah permintaan dari sekelompok orang atau masyarakat pada saat yang bersamaan (penjumlahan permintaan individu)
Ø Hukum Permintaan
Hukum permintaan menyatakan bahwa harga sebuah barang meningkat, kuantitas (jumlah) uang diminta akan turun, sebaliknya jumlah (kuantitas) barang yang diminta naik. Jika harga sebuah barang mengalami penurunan. Dalam hal ini kuantitas yang diminta berhubungan negative dengan harga barang. Hokum yang berlaku dalam ilmu ekonomi tidaklah berlaku mutlak tetapi bersifat ceteris paribus.
Ø Faktor penyebab tidak berlakunya hukum permintaan
a. Permintaan barang-barang bernilai prestise
b. Harapan harga suatu barang akan berubah
c. Hubungan kuantitas harga
d. Barang inferior
Ø Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pemintaan
Hal-hal yang mempengaruhi permintaan individu terhadap barang danj asa antara lain sebagai berikut :
a. Tingkat pendapatan konsumen
b. Harga barang dan jasa
c. Selera konsumen.
d. Perkiraan harga mendatang.
e. Harga barang lain yang berkaitan substitusi dan komplementer).
f. Pertambahan jumlah penduduk

9.     Penawaran
Penawaran adalah sejumlah barang atau jasa yang ditawarkan oleh penjual pada berbagai tingkat harga dan dalam waktu tertentu.
1.     Jenis-jenis Penawaran
a. Penawran individu adlaha penawaran yangdilakuakn oleh satu orang penjual dan atau produsen
b. Penawaran pasar adalah penjumlahan dari penawaran individu.
2.     Hukum Penawaran
Hukum penawaran menyatakan semkain tinggi harga suatu barang semakin banyak jumlah barang yang dibutuhkan, semakin rendah harga suatu barang semakin sedikit jumlah barang yang ditawarkan. Hukum penawaran juga bersifat ceteris paribus. Hal ini menunjukkan hubungan yang positif antara harga barang atua jasa dengan kuantitas yang ditawarkan.
3.     Faktor-faktor yang Memepngaruhi Penawaran
a. Harga barang dan jasa.
b. Harga input atau biaya produksi.
c. Teknologi produksi.
d. Keuntungan yang diinginkan oleh produsen.
e. Banyaknya penjual atau pesaing.
10.                              Ekonomi Mikro
Ekonomi mikro adalah ilmu yang mempelajari aktivitas-aktivitas perekonomian yang bersifat bagian kecil, sehingga memusatkan perhatiannya pada masalah bagaimana konsumen akan mengalokasikan pendapatannya yang terbatas terhadap berbagai macam barang dan jasa yang dibituhkan , yang akhirnya memperoleh suatu keputusan maksimum.
Adapun ruang lingkup dalam ekonomi mikro meliputi :
1.      Permintaan, penawaran, dan keseimbangan pasar
2.      Elastisitas permintaan dan elastisitas penawaran
3.      Teori perilaku konsumen
4.      Teori produksi, biaya produksi, penerimaan produsen dan laba
5.      Pasar persaingan sempurna
6.      Pasar monopoli
7.       Pasar oligopoli
8.      Pasar persaingan monopolistik
9.      Permintaan akan input
10.    Mekanisme harga dan distribusi pendapatan

11.                         Ekonomi Makro
Ekonomi makro merupakan bagian dari ilmu ekonomi yang mempelajari mekanisme bekerjanya perekonomian secara keseluruhan. Dengan demikian hubungan kausal yang di[elajari dalam ekonomi makro pada intinya adalah hubungan antar variabel ekonomi agregatif (secara keseluruhan).
Adapun ruang lingkup dalam ekonomi makro meliputi :
1.      Perhitungan pendapatan nasional
2.      Keseimbanagan nasional dalam perekonomian dus sektor
3.      Keseimbangan pendapatan nasional dalam perekonomian tiga sektor
4.      Uang, bank, dan penciptaan uang
5.      Kebijakan fiskal dan sistem perpajakan
6.      Kebijakan moneter dan uang yang beredar
7.      Pasar uang dan pasar tenaga kerja
8.      Teori inflasi
9.      Perdagangan luar negeri, nilai valuta asing, dan neraca pembayaran
10.    Pertumbuhan ekonomi dan pembangunan ekonomi.



















BAB II
PENUTUP
A.    Kesimpulan
Konsep dasar ekonomi adalah studi tentang bagaimana masyarakat menggunakan sumber daya yang langka untuk memproduksi komoditi berharga dan mendistribusikannya diantara orang yang berbeda .
KONSEP DASAR EKONOMI mencakup: keterbatasan sumber daya, kelangkaan sumber daya,kegiatan      ekonomi,barangdanjasa,pasar,modal,ketenaga kerjaan,permintaan,penawaran,ekonomi mikro,ekonomi makro.
B.     Saran

Dari makalah yang telah  penulis buat, mungkin terdapat kesalahan dan kekurangan baik itu dari penulisan atau dari kata-katanya, penulis sangat mengharapkan saran dan kritik  dari para pembaca, agar dapat memberikan motivasi atau nasihat guna memperbaiki makalah ini nantinya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar